Single Blog Title

This is a single blog caption

Nama Kami Belum Habis, Pasukan Baru Pelita Jaya Soccer School Siap Membawa Nama Harum Pelita Jaya dan Ditakuti

Mungkin sebagian masyarakat Indonesia mendengar nama Pelita Jaya sudah tidak asing lagi. Begitu saya search di Google dengan tulisan Pelita Jaya, yang keluar informasi berhubungan dengan Bola Basket, Sekolah Mengemudi dan Sepak Bola. Dan yang bikin kaget ada artikel “Setelah 28 Tahun, Nama Pelita Jaya Terhapus dari Kompetisi” (http://www.goal.com/id-ID/news/1391/indonesia-soccer-championship/2015/04/12/10693952/setelah-28-tahun-nama-pelita-jaya-terhapus-dari-kompetisi)

Setelah saya baca, ternyata Pelita Jaya akhirnya benar-benar terhapus dari kompetisi sepakbola nasional. Itu setelah, Pelita Bandung Raya mengganti nama mereka secara resmi menjadi Persipasi Bandung Raya di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu 12 April 2015.

Sejak Tahun 2012 yang sudah tidak terdengar nama Pelita Jaya di ajang persepakbolaan tingkat Senior, untungnya tidak terlalu berimbas ke nama kami Pelita Jaya Soccer School (PJSS) atau Sekolah Sepak Bola Pelita jaya. Mungkin kebanyak orangpun belum tentu tau kalau Pelita Jaya khususnya di sepak bola, klub nya hanya ada Sekolah Sepak Bola Pelita Jaya. Klub profesional yang biasa ikut Liga dibawah PSSI sudah tidak ada lagi.

Hal ini tidak membuat kami berkecil hati. Nama Pelita Jaya sampai kapanpun akan selalu ada. Kami berusaha untuk menjaga nama baik Pelita Jaya di dunia persepakbolaan tanah air. Kami sadar, hanya Prestasi yang membuat nama ini selalu ada. Kami berusaha untuk selalu menjadi yang terbaik di setiap event baik Festifal ataupun Liga khusus Usia 8 sampai dengan Usia 14 tahun. Dalam 5 tahun terakhir, tahun 2014 dan tahun 2015 sangat minim prestasi, namun di Tahun 2016 ini, Prestasi kami sudah mulai membaik.

Dengan banyaknya undangan festifal itu berarti nama kami belum habis. Sebagai contoh yang kami ikuti di Piala Raja Indonesia 2016 (https://www.facebook.com/pialarajaindonesia/) pencapaian PJSS saya nilai sangat baik. PJSS berhasil menyabet 4 Piala dengan raihan Juara 3 kategori Usia 8, Juara 1 kategori Usia 9, Pelatih Terbaik Usia 9 dan Pemain Terbaik Usia 9. Sayang Usia 10 terhenti di babak 16 besar lewat Adu Pinalti. Bendera Pelita Jaya pun berkibar di 2 hari event tersebut, dimana Usia 9 pada hari sabtu (19/11) serta Usia 8 dan Usia 10 di hari Minggu (20/11), bahkan MC pun berkata “Sayang sekali Pelita Jaya Usia 10 kalah di babak Adu Pinalti, itulah sepak bola diatas Kertas Pelita Jaya unggul”, ini yang membuat saya bangga bahwa Anak-anak  Usia 10 telah berjuang namun kurang beruntung, dan disinipun menunjukkan bahwa Nama Pelita Jaya belum habis, Nama kami masih menjadi unggulan.

Dalam setahun terkahir, yang saya lihat, Manajemen Kepelatihan PJSS mulai berbenah dan mengganti metode kepelatihan. Hasilnya, prestasi pun mulai tercapai. Usia 10 keatas, sudah mulai menunjukkan karakter bermain bola dan berprestasi, untuk Usia 9 sudah tidak diragukan bahwa mereka generasi Emas yang dimiliki PJSS. Seperti Coach Armen sampaikan, bahwa Usia 9 (kelahiran 2008 dan 2007) saat ini adalah salah satu Tim yang terbaik yang pernah dimiliki PJSS, semoga mereka bisa nyatu sampai Liga kategori Usia 14 atau 16. Dalam perbincangan di warung kopi, Coach pun pernah bercerita, saat ini SSB lain kalo 1 group dengan Pelita Jaya, mereka mulai panas dingin, apalagi kalau sudah masuk lapangan, saat ini PJSS sudah ditakuti, beda dengan 2 sampai 3 tahun yang lalu.

Pasukan U8 Atas : Farrel, Arrad, Valdo, Razzan, Baguse, Ardel, Rizky (C) – Bawah : Rafael, A. Baihaki, Arfan, Dewa, Zhafran, Vatsa

Saat ini muncul “PASUKAN BARU” lagi yang siap membuat nama Pelita Jaya harum dan ditakuti. Kami ingin “DITAKUTI” karena cantiknya permainan, semangatnya permaian, fair play, bukan kami ditakuti karena sering colong umur, sering curang, sering bermain kasar. Pasukan Baru yang kami maksud adalah Usia 8. Pasukan yang baru terbentuk dalam 3 bulan terkahir, sudah menunjukkan kelasnya sebagai kandidat Juara. Dicoba dalam Turnamen Piala Raja Indonesia di Buperta Cibubur, pencapaian Peringkat 3 adalah sudah melebihi target. Dengan target minimal lolos group, ternyata pasukan yang dibawah Kapten Rizki mampu berbicara hingga membawa Piala berlapis Perunggu. Mereka kalah di babak semifinal lewat Adu Pinalti, ini adalah pencapaian yang luar biasa, banyak anak-anak baru yang usia masih 6 dan 7 tahun, namun sudah mampu berbicara di tingkat Usia 8. Saya yakin, Pasukan Baru ini yang dapat membuat nama Pelita Jaya tetap ada dan ditakuti di setiap Event.

Leave a Reply